Mengenang 10 tahun gempa dan tsunami Aceh, Palang Merah Indonesia (PMI) bekerja sama dengan Pemerintah Aceh didukung juga oleh Federasi Internasional Perhimpunan Palang Merah dan Bulan Sabit Merah (IFRC), Komite Internasional Palang Merah (ICRC) dan sejumlah Perhimpunan Palang Merah dan Bulan Sabit Merah Internasional, mengadakan kegiatan obor kemanusiaan bersama 1200 relawan dan korban Tsunami di halaman depan Mesjid Ulee Lheue, Banda Aceh, Minggu, 9 November 2014.

Obor kemanusiaan dimaksudkan untuk mengenang sepuluh tahun bencana alam, Tsunami, yang merenggut nyawa ratusan ribu masyarakat Aceh. “Kita mengenang detik-detik yang terjadi 10 tahun yang lalu, terjadinya tsunami di Provinsi Aceh, selain itu kita juga melakukan napak tilas dengan api Obor Kemanusiaan sejauh tiga kilometer dari depan Mesjid Ulee Lheue sampai ke Blang Padang.” Kata Bapak Muhammad Muas, Pengurus Bidang PMR dan Relawan, dalam wawancaranya dengan tim ICRC sebelum acara dimulai.

 

Selain kegiatan malam obor kemanusiaan, dan Zikir serta Doa Bersama, PMI juga mengadakan kegiatan lainnya seperti Tilas Jejak Tsunami Aceh, dan Pameran Foto.

Bapak Jerome Fontana, Wakil kepala ICRC Delegasi Jakarta, tampak serius melihat foto-foto yang dipamerkan oleh PMI Aceh pada acara Pameran foto kegiatan para relawan PMI pasca bencana Tsunami Aceh. ©ICRC/Mia Pitria

Bapak Jerome Fontana, Wakil kepala ICRC Delegasi Jakarta, tampak serius melihat foto-foto yang dipamerkan oleh PMI Aceh pada acara Pameran foto kegiatan para relawan PMI pasca bencana Tsunami Aceh.
©ICRC/Mia Pitria

Peserta berada di dalam ruangan The Light of God, sebuah ruang berbentuk sumur silinder yang menyorotkan cahaya remang kekuningan. Pada puncak ruangan terdapat kaligrafi arab berbentuk tulisan ALLAH dalam sebuah lingkaran. Pada dinding-dinding ruangan ini dipenuhi tulisan nama-nama korban tsunami yang tewas dalam peristiwa besar tersebut. ©ICRC/Mia Pitria

Peserta berada di dalam ruangan The Light of God, sebuah ruang berbentuk sumur silinder yang menyorotkan cahaya remang kekuningan. Pada puncak ruangan terdapat kaligrafi arab berbentuk tulisan ALLAH dalam sebuah lingkaran. Pada dinding-dinding ruangan ini dipenuhi tulisan nama-nama korban tsunami yang tewas dalam peristiwa besar tersebut.
©ICRC/Mia Pitria

Kunjungan para peserta ke salah satu pemakaman massal korban Tsunami. ©ICRC/Mia Pitria

Kunjungan para peserta ke salah satu pemakaman massal korban Tsunami.
©ICRC/Mia Pitria

Salah satu gedung yang berfungsi sebagai tempat penyelamatan diri dari Tsunami. Gedung ini didirikan karena di daerah sekitarnya tidak terdapat bukit ataupun gedung tinggi. ©ICRC/Mia Pitria

Salah satu gedung yang berfungsi sebagai tempat penyelamatan diri dari Tsunami. Gedung ini didirikan karena di daerah sekitarnya tidak terdapat bukit ataupun gedung tinggi.
©ICRC/Mia Pitria

Peringatan “Mengenang 10 Tahun Tsunami: Dari Aceh untuk Dunia” merupakan bentuk apresiasi PMI terhadap kontribusi Relawan PMI dalam misi kemanusiaan di Aceh pada tanggap darurat Bencana Gempa dan Tsunami tahun 2004 yang melibatkan sekitar 200 ribu Relawan PMI. Bentuk apresiasi ini diwujudkan PMI kepada Relawan yang merupakan pahlawan kemanusiaan, sekaligus mengadakan peringatan puncak 10 tahun Tsunami Aceh pada (09-10/10) yang bertepatan dengan peringatan hari Pahlawan secara Nasional di Indonesia, yang jatuh setiap tanggal 10 November.

Aulia Arriani
Kepala Biro Humas – Markas Pusat PMI
Telp. 021-799 2325
Fax. 021-799 5188
Email: aulia_arriani@pmi.or.id
www.pmi.or.id
Facebook: PALANG MERAH INDONESIA
Twitter: @palangmerah