Hari Palang Merah dan Bulan Sabit Merah Sedunia kali ini diperingati pada momen yang sangat mengkhawatirkan. Pada berbagai konflik dan krisis, kami menyaksikan erosi berbahaya terhadap nilai-nilai dan pelindungan yang dirancang untuk menjaga kehidupan dan martabat manusia.

Terlalu banyak kolega kami yang gugur – beberapa pada saat mengemudikan ambulans, bekerja di rumah sakit, dan merespon keadaan darurat; yang lain saat membantu orang-orang di komunitas mereka sendiri. Kami menyampaikan penghormatan kami atas mereka dan ikut berduka cita bersama keluarga, orang-orang terkasih, dan kolega mereka.

Kematian mereka bukan tragedi yang terisolir. Ini bagian dari pola yang lebih luas terkait pengabaian terhadap hukum humaniter internasional, terhadap pelindungan yang seharusnya diberikan kepada personel medis dan pekerja kemanusiaan, dan terhadap aturan-aturan yang membantu menjaga martabat manusia pada masa-masa paling kelam. Ketika mereka yang merawat yang terluka, mengevakuasi yang cedera, atau menjaga agar pelayanan kesehatan tetap berjalan kemudian diserang, kerugiannya jauh melampaui nyawa individu. Masyarakat kehilangan payung kehidupan. Kepercayaan terguncang. Kemanusiaan kita bersama terkikis.

Namun, dalam konflik bersenjata, bencana, dan krisis lainnya di seluruh dunia, para relawan dan staf Palang Merah dan Bulan Sabit Merah terus berdiri bersama orang-orang yang membutuhkan – seringkali di tempat yang sama di mana mereka tinggal, membesarkan keluarga mereka, dan menghadapi bahaya yang sama seperti orang-orang di sekitar mereka. Kehadiran mereka adalah ekspresi kemanusiaan yang kuat dalam aksi nyata.

Pada tanggal 8 Mei ini, kami menyerukan kepada semua pihak yang memiliki pengaruh dan tanggung jawab agar menegakkan pelindungan yang menjadi sandaran bagi warga sipil, tenaga medis, pekerja kemanusiaan, dan masyarakat. Penghormatan pada lambang serta pada aturan dan prinsip kemanusiaan karenanya sangat penting.

Hari ini, kami juga sampaikan kepada rekan-rekan dari Gerakan: kami melihat, kami berterima kasih, dan kami berdiri bersama Anda semua. Di saat perpecahan, kekerasan, dan pengabaian terhadap penderitaan manusia menguji batas, Gerakan Palang Merah dan Bulan Sabit Merah tetap bersatu dalam kemanusiaan.